Motif Konsumsi dan Tujuannya

Posted on

DETALOG.COM – Konsumsi yang berasal dari bahasa Belanda, yaitu “consumptie” dan dari bahasa Inggris, yaitu “consumption” adalah suatu kegiatan yang bertujuan untuk mengurangi atau menghabiskan daya guna suatu benda, baik berupa barang maupun jasa, untuk memenuhi kebutuhan dan kepuasan secara langsung. Konsumen adalah setiap orang pemakai barang dan atau jasa yang tersedia dalam masyarakat, baik bagi kepentingan diri sendiri, keluarga, orang lain, maupun makhluk hidup lain dan tidak untuk diperdagangkan.

Jika tujuan pembelian produk tersebut untuk dijual kembali, maka dia disebut pengecer atau distributor. Pada masa sekarang ini bukan suatu rahasia lagi bahwa sebenarnya konsumen adalah raja sebenarnya, oleh karena itu produsen yang memiliki prinsip holistic marketing sudah seharusnya memperhatikan semua yang menjadi hak-hak konsumen.

Dalam melakukan kegiatan konsumsi manusia melakukan berbagai pilihan. Pilihan untuk mengkonsumsi barang atau jasa tertentu tidak muncul begitu saja. Pilihan tersebut didorong oleh alasan tertentu yang disebut motif konsumsi. Adanya motif konsumsi paling jelas tampak pada pilihan konsumsi yang berbeda untuk kebutuhan yang sama. Jadi, motif konsumsi adalah alasan yang mendorong seseorang untuk melakukan tindakan konsumsi barang atau jasa. Macam-macam motif konsumsi antara lain adalah sebagai berikut:

  • Menaikkan status sosial
  • Mendapatkan pengakuan
  • Memperoleh kepuasan dan kenikmatan

Tujuan Konsumsi

Orang yang melakukan kegiatan konsumsi disebut dengan konsumen. Dan kegiatan yang satu ini memiliki beberapa tujuan, diantaranya sebagai berikut:

  • Memenuhi kebutuhan manusia
  • Memperoleh kepuasan dan juga kenikmatan
  • Mempertahankan kelangsungan hidup

Pada kenyataannya, tidak semua kebutuhan dapat dipenuhi karena tersedianya alat pemuas kebutuhan.jumlahnya terbatas. Keadaan ini menimbulkan kesenjangan antara kebutuhan dengan aat kebutuhan sehingga menantang setiap orang untuk berusaha memenuhi kebutuhannya.

Usaha dalam memenuhi kebutuhan yang bermacam-macam dapat dilakukan dengan mengkombinasikan berbagai macam barang dan jasa yang akan dikonsumsi. Kombinasi yang dipilih akan disesuaikan dengan kemampuan dan keadaan orang yang membutuhkan. Dengan kombinasi barang dan jasa yang dipilih diharapkan dapat mencapai kepuasan maksimal sehingga tujuan daripada kegiatan ekonomi konsumsi dapat terlaksana (tercapai).

Macam-macam Motif Konsumsi

1. Ingin Menanam Investasi

Motif konsumsi ini erat kaitannya dengan motif ekonomi ingin memperoleh laba. Motif konsumsi ini dapat tampak dalam tindakan konsumen membeli tanah bukan untuk digarap atau ditempati, melainkan hanya sebagai investasi. Di kemudian hari, tanah itu dijual dengan harga lebih tinggi sehingga dapat menghasilkan keuntungan. Motif konsumsi ini juga tampak dalam tindakan pengusaha membeli saham, orang membeli rumah (bukan untuk dihuni), dan penadah (pemulung) membeli barang-barang bekas.

2. Ingin Mendapat Pengakuan

Motif konsumsi ini erat kaitannya dengan motif ekonomi ingin memperoleh penghargaan masyarakat. Motif konsumsi ini dapat tampak dalam tindakan konsumen membeli mobil merek tertentu. Mobil merek itu biasa dipakai kalangan direktur perusahaan ternama. Konsumen tersebut membeli mobil itu bukan sekadar digunakan sebagai alat transportasi, melainkan untuk mendapatkan pengakuan sebagai orang terpandang di tengah masyarakat. Selama ini para tokoh masyarakat memiliki mobil dengan merek yang sama.
Motif konsumsi ini juga dapat tampak dalam tindakan aktris sinetron yang meminta nasehat hukum dari pengacara terkenal, pasien dirawat di rumah sakit ternama kelas VIP, dan mahasiswa pascasarjana kuliah untuk memperoleh gelar S2.

3. Ingin Menolong Orang Lain

Motif konsumsi ini erat kaitannya dengan motif ekonomi ingin membantu sesama. Motif konsumsi ini dapat tampak dalam tindakan konsumen membeli buku pelajaran dalam jumlah besar untuk dikirim ke siswa-siswi di daerah terpencil. Orang tersebut mengorbankan sejumlah dana bukan untuk kebutuhan sendiri, melainkan kebutuhan belajar siswa-siswi yang tidak mampu. Motif konsumsi ini juga dapat tampak dalam tindakan sejumlah pengusaha yang mendirikan yayasan pendidikan untuk anak-anak dari daerah kumuh di kota-kota propinsi. Pengusaha tersebut mengorbankan dana cukup besar untuk membayar para pengajar; bukan untuk kebutuhan sendiri melainkan untuk kebutuhan orang lain.

4. Ingin Menaikkan Kedudukan

Motif konsumsi ini erat kaitannya dengan motif ekonomi ingin memperoleh kedudukan. Motif konsumsi ini dapat tampak dari tindakan konsumen mengorbankan sejumlah dana untuk kuliah di program pascasarjana. Tujuan kuliah bukan sekadar menambah wawasan dan ilmu pengetahuan. Tujuan utamanya adalah agar dengan gelar S2, jabatannya di perusahaan tempatnya bekerja akan segera naik. Motif konsumsi ini dapat juga tampak pada tindakan calon bupati yang membayar juru kampanye agar terpilih menjadi bupati. Sayangnya, tujuan menjadi bupati bukan untuk melayani kepentingan masyarakat, melainkan untuk memperoleh jabatan terhormat di mata masyarakat.