Contoh Tumbuhan Kormus?

Posted on

DETALOG.COM – Cormophyta (Tumbuhan Kormus) adalah kelompok tumbuhan yang dengan nyata meperlihatkan perbedaan antara akar (radix), batang (caulis), dan daun (folium).

Dilansir dari wikipedia, Kormus adalah vegetasi (segala sesuatu yang tumbuh di permukaan bumi) yang telah dapat dibedakan bagian-bagian fungsionalnya. Pada tumbuhan misalnya dapat dibedakan bagian akar, batang, dan daun dengan jelas, baik secara morfologi maupun anatomi.

Ahli botani biasanya menyebut tumbuhan kormus (Cormophyta) untuk lumut, lumut hati, paku-pakuan dan kerabatnya, serta tumbuhan berbiji (Spermatophyta). Kormus adalah istilah yang dipakai untuk dilawankan dengan talus.
Contoh tumbuhan kormus seperti pteridophyta ( tumbuhan paku) dan spermatophyta (tumbuhan biji).

Bagian Tumbuhan Kormus
Kormus merupakan tubuh tumbuh-tumbuhan yang dengan nyata memperlihatkan deferensiasi dalam tiga bagian pokok yaitu:
1. akar (radix)
2. batang (caulis)
3. daun (folium)

Bagian lain yang dapat kita temukan pada tubuh tumbuhan dapat dipandang sebagai suatu penjelmaan salah satu atau mungkin dua bagian pokok tadi, artinya setiap bagian lain pada tubuh tumbuhan dapat dianggap sebagai bagian tubuh yang berasal dari bagian pokok yang telah mengalami metamorfosis (berganti bentuk, sifat, dan mungkin juga fungsinya bagi tumbuh-tumbuhan).
bagian lain yang dapat kita temukan pada tumbuh-tumbuhan dan di anggap sebagai metamorfosis bagian pokok atau kombinasi bagian-bagian pokok itu misalnya :

1. kuncup (gemma), dianggap sebagai penjelmaan batang dan daun
2. bunga (flos), juga penjelmaan batang dan daun
3. duri (spina), dapat merupakan penjelmaan dahan maupu daun
4. alat-alat pembelit (cirrhus), dapat berasal dari daun maupun dari dahan atau cabang
5. umbi (tuber), penjelmaan batang
6. rimpang (rhizoma), penjelmaan batang beserta daun-daunya
7. umbi lapis (bulbus), penjelmaan batang dan daun.
Di samping itu pada bagian tumbuhan tertentu kadang-kadang masih dapat ditemukan alat-alat lain lagi yang biasanya lebih kecil atau lebih halus yang dinamakan alat tambahan atau alat perlengkapan (organa accessoria), misalnya:
a. rambut atau bulu (pilus)
b. sisik (lepis)
c. lentisel (lenticulus)

Bagian-bagian tumbuhan yang langsung ataupun tidak, berguna untuk menegakkan kehidupan tumbuhan, jadi terutama bertalian erat dengan soal makanan, disebut alat hara (organum nutritivum), seperti misalnya akar dan daun untuk menyerap dan mengolah makanan, umbi untuk menyimpan makanan, piala atau gelembung bagi tumbuh-tumbuhan tertentu untuk menangkap serangga dll. Alat-alat tadi hanya penting untuk pertumbuhan dan itu juga dinamakan alat-alat pertumbuhan atau alat-alat vegetative.

Bagian-bagian lain pada tumbuhan mempunyai tugas untuk menghasilkan alat perkembang biakan atau merupakan alat perkembang biakan, jadi fungsinya bagia tumbuhan adalah untuk menghasilkan keturunan baru. Alat perkembangbiakan atau alat untuk memperbanyak diri itu dalam bahasa asingnya disebut: organum reproductivum, misalnya, bunga, buah, dan biji.