DETALOG.COM

Karakteristik Cyanobacteria

 
 

DETALOG.COM – Dalam ilmu Biologi terdapat salah satu jenis bakteri, yaitu Cyanobacteria yang juga dikenal sebagai Cyanophyta. Cyanobacteria adalah sebuah filum bakteri yang mendapatkan kebutuhan energinya melalui fotosintesis.

Penamaan cyoanobacteria sendiri berasal dari warnanya sendiri, yaitu biru atau dalam bahasa Yunani disebut Kyanos. Cyanobacteria sering disebut alga biru-hijau, namun ada pula yang mengklaim bahwa cyanobacteria merupakan organisme prokariotik, sedangkan alga merupakan organisme eukariotik.

Cyanobacteria dapat ditemukan pada hampir semua habitat terestrial dan akuatik (laut), air tawar, tanah lembab, batu yang untuk sementara terkena air di gurun-gurun, batu cadas dan tanah di pegunungan, dan bahkan pada bebatuan di Antartika .

Cyanobacteria juga dapat muncul sebagai sel-sel planktonik atau membentuk biofilm fototropis (koloni). Cyanobacteria ditemukan di hampir semua ekosistem endolithik. Beberapa diantaranya merupakan organisme endosimbiosis pada liken, tanaman, bermacam-macam protista, atau spons laut dan menyediakan energi untuk inangnya. Ada juga yang hidup di bulu kungkang, menyediakan suatu bentuk kamulflase.

Cyanobacteria akuatik terkenal dengan perkembangannya yang luas dan dapat terlihat jelas, yang dapat terbentuk baik di air tawar ataupun lingkungan perairan laut. Perkembangannya ini dapat berupa bakteri yang berwarna biru-hijau atau kuning-kecoklatan. Namun perkembangannya biasanya mengandung racun, dan seringkali menyebabkan perairan tempat rekreasi ditutup. Bakteriofage laut adalah parasit utama cyanobacteria uniseluler yang hidup di laut.

BACA:  Argumentasi Kekurangan dan Kelebihan Energi Alternatif

Karaskteristik Cyanobacteria

BACA:  Aktifitas dan Perubahan Manusia dalam Bidang Sosial Ekonomi, Pendidikan dan Budaya

Peranan Cyanobacteria

  1. Dalam hal ekosistem, cyanobacteria adalah organisme bersel tunggal yang berfotosintesis, berasal energi dari sinar matahari. Cyanobacteria telah hadir di Bumi untuk mungkin selama 4 miliar tahun. Karena kemampuannya untuk menghasilkan oksigen, cyanobacteria memainkan peran penting dalam mengubah komposisi atmosfer planet. Cyanobacteria telah beradaptasi untuk hidup di sebagian besar ekosistem, termasuk yang segar dan air garam, tanah, dan batu.
  2. Cyanobacteria merupakan salah satu bentuk kehidupan paling awal di Bumi. Sekitar 2 – 4 miliar tahun lalu, cyanobacteria mengembangkan kapasitas untuk fotosintesis yang menghasilkan oksigen sebagai produk sampingan. Ketika miliaran cyanobacteria menjamur  pada beberapa tahun silam, karbon dioksida atmosfer yang kaya bumi secara bertahap diubah untuk menyertakan peningkatan jumlah oksigen. Dalam hal ini, cyanobacteria telah menyumbang sekitar 20% – 30% dari fotosintesis di planet ini, dan terus memainkan peran penting dalam komposisi atmosfer.
  3. Cyanobacteria juga memainkan peran kunci dalam pengembangan kehidupan tanaman. Sebuah kloroplas yang ada dalam sel tanaman dan menghasilkan makanan bagi tumbuhan sebenarnya adalah cyanobacteria. Ratusan juta tahun yang lalu, sel-sel tumbuhan berevolusi dengan penghuni cyanobacterium dalam proses yang disebut endosimbiosis. Sama seperti mitokondria pada sel hewan, kloroplas secara genetik unik dari sel induknya.
BACA:  3 Provinsi yang Awalnya Adalah Provinsi Sunda Kecil

 

Pelajaran Lainnya:

Topik Populer: