Letak Astronomis Mesir

Posted on

DETALOG.COM – Mesir menjadi negara Republik sejak 1953. Pada masa sebelumnya, Mesir merupakan negara kerajaan yang diperintah oleh Raja Farouk.Mesir, Suriah, dan Irak pada tahun 1958 bergabung dengan nama Republik Persatuan Arab (RPA).Persekutuan negara-negara tersebut akhirnya bubar dan masing-masing berdiri sendiri. Pada tahun 1972, Mesir mengganti nama menjadi Republik Arab Mesir.

Mesir atau Republik Arab Mesir adalah negara sosial demokrasi berbentuk Republik. Kepala Negara Mesir adalah Presiden. Kepala Pemerintahannya Perdana Mentri. Presiden mengangkat wakil presiden, perdana mentri beserta mentri-mentrinya. Kekuasaan tertinggi berada di tangan presiden.

Letak Geografis Mesir
Secara geografis Mesir terletak di tepi Laut Merah dan Laut Mediterania.Mesir terletak di Afrika Utara yang berbatasan langsung dengan Sinai di Asia. Mesir berada paling timur dari negara Afrika Utara lainnya dan paling dekat dengan Asia. Di sebelah utara Mesir adalah laut Tengah, di sebelah barat berbatasan dengan Libya, di selatan berbatasan dengan Sudan dan di sebelah timur adalah laut Merah

Secara letak astronomis, mesir terletak di antara 25o BT- 36o BT dan antara 22o LU- 32o LU. Dengan bagian utara yang berbatasan langsung dengan laut tengah. Timur berbatasan dengan jalur Gaza, israel, dan laut merah. Selatan berbatasan dengan Sudan. Barat berbatasan dengan Libya.

Luas negara Mesir adalah 997.739 km2 dibandingkan dengan luas negaraIndonesia yang luasnya 1.906.240 km2. Berarti luas negara Mesir lebih sempit dibandingkan dengan luas negara Indonesia.

Bentang Alam Mesir
1. Semenanjung Sinai. Semenanjung Sinai merupakan suatu dataran tinggi yang terletak disebelah timur terusan Suez dan memanjang sampai perbatasan Arab, Yordania, dan Israel.
2. Gurun Barat. Gurun ini terletak di sebelah timur Libya. Luasnya ±674.000 km2 atau hampir ¾ wilayah Negara Mesir.
3. Gurun Timur. Kawasan ini membentang ke timur yaitu dari Lembah Sungai Nil sampai ke Laut Tengah. Di Gurun timur ini banyak dijumpai adanya Wadi.
4. Lembah Sungai Nil. Kawasan ini merupakan pusat pemukiman penduduk Negara Mesir. Lembah Sungai Nil sering disebut “Lahan Hitam”. Disebut demikian karena sungai yang mengalir membawa lumpur hitam yang subur.
5. Delta Sungai Nil. Delta ini merupakan suatu daerah aluvial yang sangat subur dan merupakan daerah pertanian Negara Mesir.

Sungai Nil mempunyai manfaat besar bagi Negara Mesir, antara lain:
1. Sebagai sarana lalu lintas pelayaran,
2. Sebagai pembangkit tenaga listrik,
3. Sebagai sarana air minum, dan
4. Sebagai sarana irigasi bagi lahan pertanian.

Penduduk Mesir
Penduduk Negara Mesir berjumlah kurang lebih 76.117.420 jiwa, dengan laju pertumbuhan penduduk 2,9% setiap tahunnya. Mesir memiliki kepadatan penduduk 66 jiwa / km2. Mesir merupakan negara yang penyebaran penduduknya paling tidak merata di dunia karena hanya 4% wilayah negara Mesir yang didiami oleh penduduknya, sedangkan 96% wilayah lainnya merupakan padang pasir yang gersang.Penduduk Negara Mesir terdiri dari suku Hamis, suku Nubia, dan suku Arab. Suku Hamis merupakan suku asli Mesir yang bercirikan kulit putih kehitam-hitaman, suku Nubia berkulit hitam, dan suku Arab berkulit kemerah-merahan.

Bahasa persatuan yang dipergunakan adalah bahasa Arab, sedangkan mayoritas penduduknya menganut agama agama Islam. Agama lain yang dianut adalah agama Kristen yang banyak dianut oleh penduduk asli Mesir.