Jelaskan Apa Itu Unsur?

Posted on

DETALOG.COM – Unsur merupakan zat tunggal yang secara kimia tidak dapat diuraikan menjadi zat-zat lain. Beberapa contoh unsur adalah oksigen, nitrogen, hidrogen, besi, aluminium, emas, perak, raksa, dan platina. Apabila dikaji, semua zat terbentuk dari bagian-bagian yang paling sederhana yang disebut unsur.

Air dapat diuraikan lagi menjadi gas hidrogen dan gas oksigen. Gula dapat diuraikan lagi menjadi karbon, oksigen, dan hidrogen. Dengan reaksi kimia biasa karbon, oksigen, dan hidrogen tidak dapat diuraikan lagi. Karbon, hidrogen, dan oksigen tergolong unsur. Unsur didefinisikan sebagai zat tunggal yang tidak dapat diuraikan lagi menjadi zat-zat lain yang lebih sederhana dengan reaksi kimia biasa.

Pengertian Unsur
Unsur adalah zat murni yang dapat diuraikan lagi menjadi zat lain yang lebih sederhana dengan reaksi kimia biasa.

Dalam ilmu kimia, sebuah unsur adalah zat murni yang terbuat dari satu jenis atom. Unsur adalah bahan penyusun untuk semua sisa masalah di dunia. Contoh unsur termasuk besi, oksigen, hidrogen, emas, dan helium.

Menurut kamus besar bahasa indonesia, unsur adalah bagian terkecil dr suatu benda; bagian benda yg tidak dapat dibagi-bagi lagi dengan proses kimia, bahan asal, zat asal, dan elemen.

Syarat Penulisan Lambang Unsur
Penulisan lambang unsur mengikuti aturan sebagai berikut:

1. Lambang unsur diambil dari singkatan nama unsur. Beberapa lambang unsur berasal dari bahasa Latin atau Yunani nama unsur tersebut. Misalnya Fe dari kata ferrum (bahasa latin) sebagai lambang unsur besi.
2. Lambang unsur ditulis dengan satu huruf kapital.
3. Untuk Unsur yang dilambangkan dengan lebih dengan satu huruf, huruf pertama lambang ditulis dengan huruf kapital dan huruf kedua/ketiga ditulis dengan huruf kecil.
4. Unsur-unsur yang memiliki nama dengan huruf pertama sama maka huruf pertama lambang unsur diambil dari huruf pertama nama unsur dan huruf kedua diambil dari huruf lain yang terdapat pada nama unsur tersebut. Misalnya, Ra untuk radium dan Rn untuk radon.

Jenis Unsur
Unsur sendiri dibedakan atas logam dan non logam, beberapa contoh unsur logam adalah aluminium, besi (ferum), emas (aurum), perak (arguntum), dan raksa (hidrargirum).

Unsur logam mempunyai sifat-sifat antara lain :
1. Kecuali raksa, semuanya berupa zat padat pada suhu kamar (25 derajat Celcius)
2. Merupakan konduktor listrik dan panas
3. Mengkilap jika digosok
4. Dapat ditempa atau bersfat malleable serta dapat diregangkan atau berisfat ductile

Perbedaan Unsur dan Senyawa
Unsur dan senyawa memiliki beberapa perbedaan, yaitu:
1. Unsur terdiri dari atom-atom yang sejenis.
2. Senyawa adalah gabungan unsur-unsur yang berbeda yang telah menjelma menjadi zat yang baru.
3. Bagian terkecil dari unsur adalah atom, sedangkan bagian terkecil dari senyawa adalah molekul.

Contoh unsur: Hidrogen (H), Oksigen (O), Nitrogen (N), Carbon (C)
Contoh senyawa: Air, H2O) adalah sebuah senyawa yang terdiri dari dua atom hidrogen untuk setiap atom oksigen