Hewan Khas Australia yang Suka Makan Daun Eucalyptus

Posted on

DETALOG.COM – Meskipun Australia menjadi benua yang terkecil di dunia dengan luas total wilayah hanya sebesar 7.692.024 km2, namun bukan berarti benua ini minim sumber daya alam. Meskipun kecil, Australia ternyata menyimpan sejumlah potensi sumber daya alam yang patut dibanggakan bahkan menjadi salah satu ciri khas negara tersebut. Sumber daya alam yang di maksud itu adalah keragaman hayati berupa hewan khas yang dimilikinya.

Berbicara mengenai hewan khas Australia, mungkin pikiran kita akan tertuju langsung pada Kanguru, hewan berkantung yang hanya bisa ditemui di Australia. Namun ternyata selain Kanguru, ternyata Australia masih memiliki beberapa hewan khas lainnya. Salah satu hewan khas yang menjadi tema dalam bahasan ini adalah Koala, hewan khas Australia yang nampak lucu, imut, dan juga menggemaskan. Selain itu, Koala ternyata memiliki kesukaan terhadap daun Eucalyptus, dimana daun tersebut menjadi makanan kesukaan Koala.

Tetapi, walaupun penampilannya lucu, ternyata Koala tidak dapat dijadikan sebagai binatang peliharaan di Australia. Mengapa demikian? Karena ternyata Koala tidak cocok dengan lingkungan pinggiran kota. Selain itu pemerintah Australia menganggap bahwa menjadikan Koala sebagai binatang peliharaan adalah suatu tindakan yang melanggar hukum.

Sekilas tentang Koala

Selain Kanguru, Koala (Phascolarctos cinereus) adalah salah satu binatang berkantung (marsupial) khas dari Australia dan merupakan wakil satu-satunya dari family Phascolarctidae. Penamaan Koala sendiri diambil dari bahasa penduduk lokal/pribumi Australia yang berarti ‘tidak minum’. Penamaan seperti itu dikarenakan bahwa penduduk lokal awalnya mengira bahwa Koala tidak minum air. Padahal kenyataan sebenarnya adalah Koala itu tetap minum air meskipun jarang. Mengapa demikian? Itu karena Koala sangat suka memakan daun Eucalyptus yang memiliki kandungan air yang cukup banyak sehingga Koala tidak perlu sering turun dari pohon untuk minum.

Daun eucalyptus yang juga merupakan tanaman khas dari Australia ini ternyata mengandung protein dalam jumlah rendah, zat tak tercerna dalam kadar tinggi, serta mengandung senyawa fenol dan terpena yang beracun bagi spesies lain. Lalu jika Koala ingin minum, mereka cukup mendapatkannya dari embun dan air hujan.

Jika kalian berkesempatan untuk mengunjungi Australia dan penasaran akan keberadaannya, kalian cukup berkunjung di sepanjang pesisir timur Australia, tepatnya mulai dari kota Adelaide (Australia Selatan) sampai ke Semenanjung Cape York, dan sampai jauh ke pedalaman dimana daerah tersebut memiliki curah hujan yang cukup untuk mendukung hutan yang cocok bagi kelangsungan hidup Koala.

Ciri Khas Koala

  1. Koala mirip dengan Wombat, namun memiliki bulu yang lebih tebal dan lembut, telinga yang lebih besar, serta kaki tangan yang lebih panjang dan dilengkapi dengan cakar yang besar dan panjang untuk membantunya memanjat.
  2. Berat Koala bervariasi dari 14 kg untuk jantan selatan yang besar, sampai 5 kg untuk betina utara yang kecil.
  3. Koala pada umumnya adalah hewan yang pendiam, tetapi Koala jantan memiliki teriakan penarik yang kuat yang dapat didengar hampir 1 km pada musim kawin.
  4. Koala memiliki tingkat metabolisme yang rendah untuk seekor mamalia dan istirahat tanpa bergerak sekitar 20 jam sehari, dimana kebanyakan waktu tersebut digunakan untuk tidur.
  5. Koala biasanya memiliki pola makan yang tidak tergantung waktu, tetapi biasanya pada malam hari.
  6. Koala umumnya memakan 500 gram daun eucalyptus per hari, dengan cara mengunyahnya sampai menjadi pasta yang halus sebelum menelannya. Hatinya memisahkan bahan beracun dan siap untuk dibuang.
  7. Koala adalah salah satu dari hanya beberapa jenis dari mamalia yang memiliki sidik jari. Sidik jari Koala sangat mirip dengan sidik jari manusia, bahkan jika diamati dengan menggunakan mikroskop, maka sangat sulit untuk membedakan antara keduanya.