Mengapa dalam Membuat Lagu Perlu Adanya Penyusunan Komposisi Lagu?

Posted on

DETALOG.COM – Musik adalah ungkapan perasaan yang dituangkan dalam bentuk bunyi-bunyian. Musik digolongkan menjadi 2, yaitu : musik vokal dan musik instrumental. Musik vokal adalah musik yang pengungkapannya menggunakan suara manusia, sedangkan musik instrumental adalah musik yang pengungkapannya menggunakan alat musik. Musik yang baik adalah musik yang memenuhi beberapa unsur, antara lain: melodi, ritme, dan harmoni. Lagu adalah hasil karya musik yang berupa rangkaian nada-nada yang dinyanyikan menurut pola dan bentuk tertentu.

Langkah Mengarang Lagu

Agar tujuan mengarang lagu dapat tercapai dengan baik, di bawah ini terdapat beberapa langkah di dalam mengarang lagu.

1. Menentukan tema lagu
Tema lagu adalah lagu pokok yang menjadi landasan pengembangan lagu atau serangkaian melodi atau kalimat lagu yang merupakan elemen utama dalam konstruksi sebuah komposisi. Tema dapat diambil dari kejadian sehari-hari, seperti pengalaman hidup, cerita rakyat, kepahlawanan, cinta, dan keagamaan. Dari tema lagu tersebut, kita dapat menyusun kalimat yang akan kita sesuaikan dengan melodi.

2. Menentukan bentuk komposisi lagu
Komposisi adalah rangkaian nada untuk membuat suatu simponi atau rangkaian unsur-unsur pokok, yaitu melodi, ritme, dan harmoni dalam membuat sebuah lagu yang baik. Dalam membuat komposisi musik, diperlukan beberapa proses, di antaranya sebagai berikut:
a. Menyusun nada menjadi melodi
b. Menyusun anda menjadi harmoni yang baik
c. Menyusun melodi dan harmoni
d. Menyusun frase menjadi kalimat lagu yang baik
e. Menyusun gerakan musik yang sesuai dengan bentuk komposisi yang diinginkan.

Bentuk-bentuk komposisi dapat dibedakan menjadi sebagai berikut:
a. Bentuk binair sederhana (AA’, dan AB)
b. Bentuk ternair (ABA, ABC dan AA’B)
c. Bentuk variasi bebas.

3. Menentukan tangga nada
Menentukan tangga nada erat hubungannya dengan karakter lagu yang akan kita buat. Misalnya kita menghendaki karakter lagu yang optimis, mantap, riang, dan ceria, maka kita menggunakan tangga nada mayor. Tangga nada mayor mempunyai interval 1-1-1/2-1-1-1-1/2.

4. Menentukan ambitus atau suara
Ambitus yaitu kemampuan seorang penyanyi untuk menjangkau wilayah nada dari yang terendah sampai nada yang tertinggi. Dalam pembuatan karya, kita harus mengetahui ambitus suara agar menghasilkan karakter yang diinginkan.

5. Menentukan metrum atau irama
Pemilihan metrum atau irama juga akan memengaruhi pemakaian tempo yang sesuai. Misalnya, lagu yang bertanda birama 2/4 menggunakan irama mars dan tempo dimarcia.

6. Menyusun melodi dan membuat syair lagu
Setiap komponis dalam menyusun melodi dan membuat syair lagu dapat dilakukan dengan cara yang berbeda-beda. Bisa dibuat melodi terlebih dahulu baru syair atau sebaliknya. Struktur melodi terdiri atas rangkaian periode yang disusun dari beberapa frase. Satu frase melodi akan terbentuk setidak-tidaknya dua motif yang menggambarkan watak dan karakter lagu.

Komposisi Lagu

Komposisi adalah potongan musik (komposisi berarti “menaruh bersama”, sehingga komposisi ialah sesuatu di mana catatan musik ditaruh bersama). Ketika menulis potongan musik, seorang komponis sedang membuat komposisi musik.

Kata komposisi dapat pula berarti mempelajari kecakapan bagaimana menyusun. Calon pemusik dapat menempuh pendidikan di sekolah musik untuk belajar komposisi. Mereka akan melakukannya dengan memandang pada potongan musik terkenal untuk melihat bagaimana seorang komponis dahulu menulis musik. Mereka akan belajar bentuk musik, harmoni, orkestrasi, nada pengiring, dan segala hal tentang alat musik dan bagaimana menulisnya dengan baik agar menghasilkan suara merdu.

Komposisi berasal dai kata “Komponieren” yang digunakan oleh pujangga Jerman yaitu Johann Wolfgang Goethe (1749-1832) untuk menadai cara-cara menggubah (komponier-ern) musik pada abad-abad sebelumnya (abad 15-17); dimana suara atau lagu utama akan diikuti oleh susunan suara-suara lainnya yang dikoordinasikan, ditata, atau dirangkai di bawah lagu utama yang disebut cantus.

Dalam pengertian umum maupun dalam kesenian, Komposisi mempunyai arti: “Susunan”.
Komposisi lagu adalah susunan nada-nada yang dirangkai menurut irama tertentu dan bait-baitnya. Adapun komponen komposisi diantaranya ialah:

– Bunyi dan melodi (timbre, struktur melodi)
– Harmoni (chord, arransemen)
– Ritmik (beat, soul)
– Bentuk (bait, reffrain, klimaks)
– Ekspresi (tema musikal)

Komposisi memang terkait dengan urusan karang-mengarang lagu dan musik. Namun intisari dari beberapa kamus musik terkemuka, memberi batasan pengertian, bahwa kata “komposisi musik” merujuk pada: karya musik yang original. Telaah struktur karya musik dan proses kreasi musikal. Di sinilah pentingnya komposisi musik.