Pencemaran Tanah dan Air

Posted on

DETALOG.COM – Apa yang akan terjadi bila lingkungan rumah sekitar kita menjadi kotor? Ya, akan terjadinya pencemaran tanah dan air. Tentu kalian sudah sering mendengar tentang pencemaran tanah dan air. Apa sih pengertian pencemaran tanah dan air? Artikel berikut ini akan membahas tentang pencemaran tanah dan air, simak yuk!

Pencemaran Tanah

Tanah adalah lapisan yang menutupi permukaan bumi dengan bahan organik dan anorganik, dimana bahan organik yang terdapat dalam lapisan tanah paling atas terdiri dari sisa-sisa flora dan fauna yang mati dan membusuk. Sedangkan bahan anorganik akan menjadi batu yang dibentuk oleh berbagai perubahan fisik dan kimia di batuan dasar. Tanah dikatakan tercemar ketika lapisan produktif tanah terkontaminasi oleh bahan kimia buatan manusia, yang kemudian mengubah sifat alami dan produktivitas tanah.

Pencemaran tanah seringkali terjadi akibat dari penetrasi pestisida berbahaya dan insektisida, yang dapat membawa menurunkan kualitas tanah, sehingga membuat tanah terkontaminasi dan tidak layak untuk digunakan. Hal ini dapat mempengaruhi flora dan fauna di bumi, termasuk kesehatan manusia.

Penyebab Pencemaran Tanah

Pencemaran tanah merupakan hasil dari berbagai kegiatan dan ercobaan yang dilakukan oleh manusia yang akhirnya mencemari tanah. Berikut ini merupakan penyebab teradinya pencemaran tanah:

1. Limbah industri seperti gas berbahaya dan bahan kimia, pestisida pertanian, pupuk dan insektisida adalah penyebab utama dari pencemaran tanah.
2. Kurangnya pengetahuan terhadap pengelolaan tanah dan sistem yang terkait.
3. Praktek-praktek irigasi yang tidak menguntungkan dan berbahaya.
4. Sistem septik dan pemeliharaannya yang tidak tepat.
5. Kebocoran dari limbah sanitasi.
6. Hujan asam yang terjadi ketika asap dilepaskan dari industri bercampur dengan hujan.
7. Kebocoran bahan bakar dari kendaraan bermotor yang dapat hanyut karena hujan meresap ke dalam tanah.
8. Teknik pengelolaan sampah yang tidak sehat, yang ditandai dengan pelepasan limbah ke dasar embuangan besar dan sungai di dekatnya.

Intensitas semua penyebab ini pada tingkat lokal mungkin muncul sangat kecil dan kamu mungkin berpendapat bahwa tanah tidak dirugikan oleh kegiatan tersebut jika hal ini terjadi dalam skala kecil. Namun, jika berpikir secara global, hal ini menyangkut umat manusia yang akan mengalami masalah serius.

Dampak Pencemaran Tanah

1. Turunnya kesuburan tanah yang berakibat pada menurunnya produktivitas tanah. Tanah yang terkontaminasi susah bahkan tidak dapat menghasilkan tanaman yang sehat.
2. Tanah akan kehilangan nutrisi alami yang terkandung di dalamnya. Tanaman juga tidak akan berkembang pada tanah tersebut, yang lebih lanjut akan mengakibatkan erosi tanah.
3. Gangguan dalam keseimbangan flora dan fauna yang berada di dalam tanah.4. Peningkatan salinitas tanah, yang karenanya membuatnya layak untuk vegetasi, sehingga membuatnya tidak berguna dan tandus.
5. Pada umumnya tanaman tidak dapat tumbuh dan berkembang di tanah yang tercemar. Namun, jika beberapa tanaman berhasil tumbuh, maka tanaman ini akan cukup beracun untuk menyebabkan masalah kesehatan yang serius bagi orang yang dekat atau mungkin mengkonsumsinya.

Pencemaran Air

Pencemaran air adalah suatu perubahan keadaan di suatu tempat penampungan air seperti danau, sungai, lautan dan air tanah akibat aktivitas manusia. Menurut Keputusan Menteri Negara Kepedudukan dan Lingkungan Hidup No.02/MENLH/I/1998, yang dimaksud dengan polusi/pencemaran air adalah masuk/dimasukkannya makhluk hidup, zat, energi, dan atau komponen lain kedalam air/udara oleh kegiatan manusia atau oleh proses alam, kurang atau tidak dapat berfungsi lagi dengan peruntukannya.

Air biasanya disebut tercemar ketika terganggu oleh kontaminan antropogenik dan ketika tidak bisa mendukung kehidupan manusia, seperti air minum, dan/atau mengalami pergeseran ditandai dalam kemampuannya untuk mendukung komunitas penyusun biotik, seperti ikan. Fenomena alam seperti gunung berapi, algae blooms, badai, dan gempa bumi juga menyebabkan perubahan besar dalam kualitas air dan status ekologi air.

Danau, sungai, lautan dan air tanah adalah bagian penting dalam siklus kehidupan manusia dan merupakan salah satu bagian dari siklus hidrologi. Selain mengalirkan air juga mengalirkan sedimen dan polutan. Berbagai macam fungsinya sangat membantu kehidupan manusia. Pemanfaatan terbesar danau, sungai, lautan dan air tanah adalah untuk irigasi pertanian, bahan baku air minum, sebagai saluran pembuangan air hujan dan air limbah, bahkan sebenarnya berpotensi sebagai objek wisata.

Penyebab Pencemaran Air

Pencemaran air dapat disebabkan oleh berbagai hal dan memiliki karakteristik yang berbeda-beda, seperti:

• Meningkatnya kandungan nutrien dapat mengarah pada eutrofikasi.
• Sampah organik seperti air comberan (sewage) menyebabkan peningkatan kebutuhan oksigen pada air yang menerimanya yang mengarah pada berkurangnya oksigen yang dapat berdampak parah terhadap seluruh ekosistem.
• Industri membuang berbagai macam polutan ke dalam air limbahnya seperti logam berat, toksin organik, minyak, nutrien dan padatan. Air limbah tersebut memiliki efek termal, terutama yang dikeluarkan oleh pembangkit listrik, yang dapat juga mengurangi oksigen dalam air.

Akibat Pencemaran Air

1. Terganggunya kehidupan organisme air karena berkurangnya kandungan oksigen (O¬2 yang dapat menyebabkan kematian.
2. Terjadinya ledakan ganggang dan tumbuhan air (eurotrifikasi).
3. Pendangkalan dasar perairan.
4. Tersumbatnya penyaring reservoir dan menyebabkan perubahan ekologi.
5. Dalam jangka panjang adalah kanker dan kelahiran cacat.
6. Akibat penggunaan pastisida yang berlebihan sesuai selain membunuh hama dan penyakit, juga membunuh serangga dan maskhluk berguna terutama predator.
7. Kematian biota kuno, seperti: plankton, iank, bahkan burung.
8. Kekurangan sumber air.
9. Mutasi sel, kanker, dan leukimia.