Contoh Laporan NonFormal

Posted on

DETALOG.COM – Apa itu laporan? Laporan adalah suatu bentuk penyampaian berita, keterangan, pemberitahuan ataupun pertanggungjawaban informasi yang dibutuhkan, berdasarkan keadaan objektif yang dialami sendiri oleh si pelapor (dilihat, didengar, atau dirasakan sendiri) ketika si pelapor telah melakukan suatu kegiatan atau pekerjaan, baik secara lisan maupun secara tertulis dari bawahan kepada atasan sesuai dengan hubungan wewenang dan tanggung jawab yang ada di antara mereka.

Manfaat Laporan

Laporan kegiatan merupakan alat yang penting untuk :

  1. Menjadi dasar penentuan kebijakan dan pengarahan pimpinan.
  2. Bahan penyusunan rencana kegiatan berikutnya.
  3. Mengetahui perkembangan dan proses peningkatan kegiatan.
  4. Data sejarah perkembangan satuan yang bersangkutan dan lain-lain.

Beberapa hal yang perlu diperhatikan ketika membaut laporan adalah:

  • Harus jelas dan cermat
  • Mengandung kebenaran dan objektifitas
  • Lengkap
  • Tegas dan konsisten
  • Langsung mengenai sasaran
  • Disampaikan kepada orang dan alamat tujuan yang tepat
  • Disertai dengan saran-saran
  • Tepat waktu

Dasar-dasar laporan

  • Pemberi Laporan

Pertama-tama, laporan melibatkan orang atau pihak yang memberi laporan. Pemberi laporan dapat berupa perseorangan, sebuah panitia yang ditugaskan untuk maksud tertentu. Laporan dapat pula dibuat oleh perorangan atau badan kepada seseorang atau instansi yang dianggap perlu mengetahuinya walaupun tidak diminta.

  • Penerima Laporan

orang atau badan yang menugaskan, atau orang atau badan yang dianggap perlu mendapatkan laporan.

  • Tujuan Laporan

Pada umumnya berkisar pada hal-hal berikut : untuk mengatasi suatu masalah, untuk mengambil suatu keputusan yang lebih efektif, mengetahui kemajuan dan perkembangan suatu masalah, untuk mengadakan pengawasan dan perbaikan, untuk menemukan teknik-teknik baru, dan sebagainya.Pembuat laporan harus memperhatikan sungguh-sungguh tujuan laporan, sehingga pengarahan, ilustrasi, dan perincian diarahkan secara tepat kepada tujuan terakhir dari laporan tersebut.

Perbedaan Laporan Formal dan NonFormal

Laporan formal adalah laporan yang memenuhi persyaratan- persyaratan tertentu sebagai yang akan disebutkan dibawah ini, sedangkan nadanya bersifat impersonal dan materinya disajikan dalam suatu pola struktur seperti yang terdapat dalam buku- buku.

– Laporan non formal adalah laporan yang ditulis secara popular, yaitu menggunakan kata-kata sederhana, kadang-kadang diselingi dengan kalimat humor/lucu. , yaitu laporan yang tidak memenuhi beberapa unsur formal. Laporan ini bersifat pribadi yang disesuaikan dengan kepentingan penulisannya.

– Laporan Nonformal

  1. Laporan kunjungan, berisi:
  2. Judul laporan
  3. Tujuan
  4. Waktu pelaksanaan
  5. Hasil yang diperoleh

 

  1. Laporan percobaan, berisi:
  2. Judul percobaan
  3. Pelaksanaan (waktu dan tempat)
  4. Urusan kerja
  5. Data yang diperoleh
  6. Kesimpulan

 

  1. Laporan diskusi, berisi:
  2. Topik
  3. Moderator
  4. Penyaji
  5. Jumlah peserta
  6. Masalah yang dibicarakan
  7. Pemecahan masalah
  8. Kesimpulan