Kritik Seni dan Jenisnya

DETALOG.COM – Dalam dunia seni, dikenal pula istilah kritik seni. Kritik seni memiliki pengertian sebagai kegiatan menanggapi karya seni untuk menunjukkan kelebihan dan kekurangan suatu karya seni. Kritikan ini dapat dipergunakan dalam berbagai aspek, terutama untuk menunjukkan kualitas dari sebuah karya seni.

Kritik seni tidak hanya dapat meningkatkan kualitas pemahaman dan apresiasi terhadap sebuah karya seni, tetapi juga dipergunakan sebagai standar untuk meningkatkan kualitas proses dan hasil berkarya seni. Tanggapan dan penilaian yang disampaikan oleh seorang kritikus ternama sangat mempengaruhi persepsi pencinta karya seni terhadap kualitas sebuah karya seni bahkan dapat mempengaruhi penilaian ekonomis, dalam hal ini harga jual.

JENIS-JENIS KRITIK SENI

Berikut ini jenis-jenis kritik seni menurut pemikiran Feldman:

  1. Kritik populer ditujukan untuk konsumsi massa/umum. Tanggapan yang disampaikan melalui kritik populer biasanya bersifat umum dan lebih kepada pengenalan atau publikasi sebuah karya. Biasanya digunakan gaya bahasa dan istilah-istilah sederhana yang mudah dipahami oleh orang awam.
  2. Kritik jurnalis adalah jenis kritik seni yang hasil tanggapan atau penilaiannya disampaikan secara terbuka kepada publik melalui media massa yang ulasannya lebih dalam dan tajam. Kritik jurnalistik sangat cepat mempengaruhi persepsi masyarakat terhadap kualitas dari sebuah karya seni.
  3. Kritik keilmuan bersifat akademis dengan wawasan pengetahuan, kemampuan, dan kepekaan yang tinggi untuk menilai /menanggapi sebuah karya seni. Kritik jenis ini umumnya disampaikan oleh seorang kritikus yang sudah teruji kepakarannya dalam bidang seni, atau kegiatan kritik yang disampaikan mengikuti kaidah-kaidah atau metodologi kritik secara akademis. Hasil tanggapan melalui kritik keilmuan seringkali dijadikan referensi bagi para kolektor atau kurator institusi seni seperti museum, galeri, dan balai lelang.
  4. Kritik kependidikan bertujuan untuk mengangkat atau meningkatkan kepekaan artistik serta estetika subjek belajar seni. Jenis kritik ini umumnya digunakan di lembaga-lembaga pendidikan seni terutama untuk meningkatkan kualitas karya seni yang dihasilkan peserta didiknya. Kritik jenis ini termasuk yang digunakan oleh guru di sekolah umum dalam penyelenggaraan mata pelajaran pendidikan seni.

CONTOH KRITIK SENI