Mahluk Hidup yang dapat Membuat Makanannya Sendiri

Posted on

DETALOG.COM – Makhluk hidup mempunyai banyak sekali pengertian yang pada dasarnya mengarah kepada penyebutan untuk manusia, hewan, dan tumbuhan, jamur dan organisme bersel tunggal yang dikenal sebagai bakteri. Pengertian ini menjadi sangat penting untuk mengetahui batasan suatu makhluk bisa dikatakan hidup.

Makhluk hidup atau organisme, yang dalam bahasa Yunani adalah organon yang berarti alat adalah kumpulan molekul-molekul yang saling memengaruhi sedemikian rupa sehingga dapat berfungsi secara stabil dan memiliki sifat hidup. Istilah organisme kompleks mengacu pada organisme yang memiliki lebih dari satu sel.

Manusia dan hewan memperoleh makanan dari makhluk hidup lain. Sedangkan tumbuhan dapat membuat makanan sendiri dengan proses fotosintesis. Berdasarkan cara memperoleh makanan, maka makhluk hidup bisa dibedakan menjadi 2, yaitu:

1.Autotrof
Kelompok autotrof adalah makhluk hidup yang dapat membuat makanannya sendiri dari bahan anorganik. Hal ini karena makhluk hidup tersebut memiliki organel khusus (kloroplas), contohnya adalah kelompok tumbuhan.

Makhluk hidup yang termasuk ke dalam Organisme Autotrof adalah tumbuhan dan beberapa bakteri. Tumbuhan membuat makanan dengan memanfaatkan energi matahari melalui proses fotosintesis, sedangkan beberapa bakteri membuat makanan dengan memanfaatkan energi kimia hasil reaksi oksidasi molekul.

Dalam suatu Ekosistem, Organisme Autotrof berperan sebagai Produsen, yaitu sumber makanan bagi Organisme Heterotrof.

Berdasarkan proses pembuatan makanannya, organisme Autotrof diklasifikasikan ke dalam 2 kelompok :

1. Fotoautotrof adalah organisme yang dapat menggunakan sumber energi cahaya untuk mengubah bahan anorganik menjadi bahan organik. Contohnya tumbuhan hijau, bakteri ungu, dan bakteri hijau. Proses fotosintesis pada bakteri dilakukan secara anaerobik dan tidak dihasilkan oksigen.

2. Kemoautotrof adalah organisme yang dapat memanfaatkan energi dari reaksi kimia untuk membuat makanan sendiri dari bahan organik. Contohnya bakteri besi, bakteri beleran, bakteri nitrogen. Bakteri kemoautotrof menggunakan energi kimia dari oksidasi molekul organik untuk menyusun makanannya. Molekul organik yang dapat digunakan oleh bakteri kemoautotrof adalah senyawa nitrogen, belerang, dan besi, atau dari oksidasi gas hidrogen. Dalam prosesnya bakteri ini membutuhkan oksigen

Contoh organisme autotrof adalah tumbuhan hijau. Tumbuhan hijau adalah organisme yang mampu membuat makanannya sendiri melalui proses fotosintesis. Fotosintesis adalah proses pembentukan senyawa organik dari senyawa anorganik dengan bantuan cahaya.

2.Heterotrof
Kelompok heterotrof adalah makhluk hidup yang sumber makanannya berasal dari makhluk lain.