Hubungan Ilmu Sosiologi dengan Ilmu Sosial Lainnya

DETALOG.COM – Ilmu sosial merupakan sekelompok disiplin ilmu yang mempelajari aspek-aspek yang berhubungan dengan manusia dan lingkungan sosialnya yang menekankan pada penggunaan metode ilmiah dalam mempelajari manusia, termasuk penggunaan metode penelitian kuantitatif dan kualitatif.

Sosiologi merupakan salah satu cabang dari ilmu sosial yang juga mempelajari tentang masyarakat, perilaku masyarakat, dan perilaku sosial manusia dengan mengamati perilaku kelompok yang dibangunnya. Sebagai sebuah ilmu, sosiologi merupakan pengetahuan kemasyarakatan yang tersusun dari hasil-hasil pemikiran ilmiah dan dapat dikontrol secara kritis oleh orang lain.

Dalam kaitannya dengan ilmu-ilmu sosial lainnya, sosiologi memiliki hubungan erat dengan beberapa ilmu sosial lainnya, seperti:

1) Hubungan Sosiologi dengan Sejarah

Sejarah merupakan cabang ilmu sosial yang mempelajari masa lalu yang berhubungan dengan umat manusia. Dalam hal ini, sejarah lebih difokuskan pada peristiwa yang terjadi pada masa lalu dengan mencari tahu sebab-sebab terjadinya suatu peristiwa, serta menaruh perhatian khusus pada sifat-sifat unik dari peristiwa-peristiwa bersejarah. Sementara itu, sosiologi hanya mengamati peristiwa-peristiwa yang merupakan proses sosial yang muncul dari hubungan antar manusia dalam situasi dan kondisi yang berbeda-beda. Dalam artian, sosiologi juga memperhatikan kejadian masa lalu, tetapi terbatas pada peristiwa yang merupakan proses kemasyarakatan dan timbul dari hubungan antar manusia dalam situasi dan kondisi yang berbeda.

2) Hubungan Sosiologi dengan Ekonomi

Ilmu ekonomi merupakan salah satu cabang ilmu sosial yang mempelajari tentang masalah ekonomi dengan menyelidiki semua fenomena yang berhubungan dengan usaha produksi, konsumsi, dan distribusi sumber daya. Jika ilmu ekonomi berusaha memecahkan persoalan yang timbul karena tidak seimbangnya persediaan pangan dengan jumlah penduduk, serta mempelajari bagaimana usaha dalam menaikkan produksi guna memenuhi kebutuhan masyarakat, maka Sosiologi mempelajari unsur-unsur kemasyarakatannya secara keseluruhan. Sosiologi mempelajari bagaimana manusia berinteraksi, bekerja sama, sekaligus bersaing dalam upaya-upaya pemenuhan kebutuhannya.

3) Hubungan Sosiologi dengan Antropologi

Antropologi merupakan salah satu cabang ilmu sosial yang mempelajari manusia pada umumnya, dan khususnya antropologi budaya yang mempelajari manusia dari segi kebudayaannya yang masih bersifat tradisional. Sementara itu, sosiologi mengamati masyarakat-masyarakat modern yang strukturnya sudah kompleks. Jika kita melihat masyarakat yang sedang berada dalam proses peralihan sebagai sebuah proses yang saling mempengaruhi antara unsur-unsur tradisional dan unsur-unsur modern, maka antropologi lebih memandang pada unsur-unsur tradisionalnya, sedangkan sosiologi lebih mengamati unsur-unsur yang modern.

4) Hubungan Sosiologi dengan Ilmu Politik

Ilmu politik merupakan salah satu cabang dari ilmu sosial yang mempelajari tentang pemerintahan sekelompok manusia (termasuk negara). Dalam hal ini, ilmu politik akan meneliti tentang pemerintah dan menjelaskan kompleksitas pemerintahan seperti mempelajari tentang upaya untuk memperoleh kekuasaan-kekuasaan, serta usaha untuk menggunakan kekuasaan. Sementara itu, sosiologi memusatkan perhatiannya pada segi-segi masyarakat yang bersifat umum dalam memperoleh kekuasaan yang digambarkan oleh sosiologi sebagai salah satu bentuk persaingan atau konflik.

5) Hubungan Sosiologi dengan Psikologi Sosial

Psikologi sosial merupakan cabang dari ilmu sosial yang mempelajari tentang tingkah laku dan proses mental manusia. Dalam hal ini, psikologi sosial akan meneliti mengenai perilaku manusia sebagai individu dengan meneliti tingkat kepandaian seseorang, kemampuannya, daya ingatannya, impian-impiannya, dan perasaan kecewanya. Jadi psikologi sosial adalah ilmu pengetahuan yang mempelajari pengalaman dan tingkah laku individu yang ditimbulkan dan dipengaruhi oleh situasi-situasi sosial. Situasi-situasi sosial inilah yang ada dalam ilmu sosiologi, sehingga boleh dikatakan jika keduanya memiliki keterkaitan yang erat.

 

 

Pelajaran Menarik Lainnya: