Pengaruh Relief Bumi bagi Kehidupan Manusia

DETALOG.COM – Relief bumi adalah perbedaan tinggi rendah permukaan bumi. Relief bumi dapat dibedakan atas 2, yaitu:

  1. Relief daratan merupakan relief yang terdiri tas benua-benua (continent). Jumlah permukaan benua di permukaan bumi ada 6 buah, yaitu Asia, Eropa, Afrika, Amerika, Australia, dan Antartika.
  2. Relief dasar laut merupakan bentuk-bentuk dasar laut seperti: igir tengah samudera, palung laut, gunung laut, lantai abisal, jendal laut, lubuk laut, ambang laut, dan dangkalan.

PENGARUH RELIEF BUMI BAGI KEHIDUPAN MANUSIA

Keragaman relief bumi tentu saja memberikan pengaruh yang sangat penting dalam kehidupan manusia. Keragaman relief bumi bisa menyebabkan perbedaan berbagai aspek, antara lain: iklim, kesuburan tanah, tata air, dan lainnya. Perbedaan semua aspek tersebut tentu saja berpengaruh terhadap kehidupan makhluk hidup di sekitarnya. Dalam kehidupan manusia sendiri, relief bumi akan memberikan pengaruhnya dalam hal:

1) Mata Pencaharian

Sebagian besar mata pencaharian penduduk Indonesia adalah bertani dan nelayan. Relief bumi pun turut mempengaruhi mata pencaharian penduduk di Indonesia, dimana:

  • Penduduk yang menetap di daerah pantai dan tepi danau besar biasanya memiliki mata pencaharian sebagai nelayan dan penangkap ikan. Selain menangkap ikan, mereka juga menyelam untuk mengambil mutiara dan budidaya tumput laut, serta kerang mutiara. Sementara itu, penduduk yang menetap di daratan pantai, akan membudidayakan tambak ikan dan tambak garam.
  • Penduduk yang menetap di daerah dataran rendah biasanya bermata pencaharian sebagai petani. Jenis tanaman yang ditanam biasanya padi dan palawija serta tanaman musiman lainnya.
  • Penduduk yang menetap di daerah dataran tinggi biasanya juga bermata pencaharian sebagai petani. Hanya saja jenis tanaman yang dibudidayakan biasanya tanaman perkebunan seperti teh, kopi, dan tanaman tahunan lainnya. Ada pula yang menanam sayuran yang hanya bisa tumbuh dengan baik di daerah dataran tinggi seperti kubis, kentang, wortel, dan beberapa lainnya.
  • Penduduk yang menetap di daerah pegunungan biasanya bermata pencaharian sebagai pedagang, pemilik restoran, dan penginapan mengingat daerah pegunungan biasanya memiliki pemandangan yang indah sehingga sering dijadikan sebagai lokasi wisata.

2) Bentuk Rumah

Relief bumi tentunya akan mempengaruhi bentuk rumah, dimana orang-orang yang menetap di daerah pantai biasanya memiliki bentuk rumah yang tinggi dan berventilasi besar. Sedangkan mereka yang menetap di daerah dataran tinggi biasanya memiliki bentuk rumah yang pendek, rapat, dan berventilasi kecil.

3) Alat Transportasi

Alat transportasi yang digunakan penduduk yang menetap di daerah berpantai atau dataran rendah biasanya lebih modern dibandingkan alat transportasi yang digunakan di daerah dataran tinggi atau pegunungan yang biasanya masih sangat tradisional seperti penggunaan hewan (kuda atau sapi) sebagai alat transportasinya.

4) Kebiasaan

Kebiasaan seperti dalam berbicara, bersikap, atau berpakaian akan berbeda bagi mereka yang menetap di daerah berpantai dengan yang di pegunungan. Bagi orang yang menetap di daerah berpantai dengan dataran rendahnya, biasanya mereka lebih senang berpakaian terbuka atau pendek karena suhu di daerahnya yang panas. Berbeda dengan mereka yang tinggal di daerah pegunungan yang berdataran tinggi, biasanya mereka lebih memilih pakaian tertutup karena suhu udaranya yang dingin. Sementara itu cara berbicara orang pantai lebih keras seperti berteriak karena mereka harus beradaptasi dengan suara ombak.

Pelajaran Menarik Lainnya: