Apa Perbedaan Kolonialisme dan Imperialisme?

Posted on

loading...

DETALOG.COM – Kolonialisme dan imperialisme adalah 2 istilah yang memiliki makna negatif sebab berkaitan dengan penjajahan. Ya, keduanya adalah bentuk penjajahan, namun meskipun begitu ada perbedaan antara keduanya. Meskipun keduanya adalah jenis penjajahan, namun metode penjajahan yang digunakannya berbeda. Untuk lebih memahaminya, simak pembahasannya di artikel ini.

PENGERTIAN KOLONIALISME DAN IMPERIALISME

Dilansir dari wikipedia, kolonialisme adalah pengembangan kekuasaan sebuah negara atas wilayah dan manusia di luar batas negaranya, seringkali untuk mencari dominasi ekonomi dari sumber daya, tenaga kerja, dan pasar wilayah tersebut. Istilah ini juga menunjuk kepada suatu himpunan keyakinan yang digunakan untuk melegitimasikan atau mempromosikan sistem ini, terutama kepercayaan bahwa moral dari pengkoloni lebih hebat ketimbang yang dikolonikan.

Sementara itu, imperialisme adalah sebuah kebijakan di mana sebuah negara besar dapat memegang kendali atau pemerintahan atas daerah lain agar negara itu bisa dipelihara atau berkembang. Sebuah contoh imperialisme terjadi saat negara-negara itu menaklukkan atau menempati tanah-tanah itu.

PERBEDAAN KOLONIALISME DAN IMPERIALISME

Berdasarkan pengertian di atas, dapat ditarik kesimpulan mengenai perbedaan antara kolonialisme dan imperialisme, yaitu:

Perbedaan 1:

Kolonialisme adalah politik yang dijalankan mengenai suatu koloni, sesuatu bagian dari imperium jika imperium itu merupakan gabungan jajahan-jajahan. Sedangkan, Imperialisme adalah politik yang dijalankan mengenai seluruh imperium.

Perbedaan 2:

Kolonialisme merupakan suatu sistem di mana adanya sebuah negara yang menguasai wilayah termasuk masyarakat dan sumber daya alamnya namun masih memiliki hubungan dengan negara asalnya, sedangkan Imperialisme merupakan suatu sistem penjajahan langsung yang dilakukan secara langsung oleh sebuah negara terhadap negara lain.

Perbedaan 3:

Kolonialisme bertujuan untuk dapat menguras habis sumber daya alam dari negara yang bersangkutan untuk dapat diangkut ke negara induk, sedangkan Imperialisme bertujuan untuk dapat menanamkan pengaruh dalam semua bidang kehidupan negara yang bersangkutan.

Perbedaan 4:

Negara bekas jajahan kaum Kolonialis, cenderung akan miskin karena sumber daya alamnya sudah diambil oleh negara penjajah. Sedangkan negara bekas jajahan kaum Imperialis cenderung akan lebih maju karena biasanya akan membuat negara bekas jajahan tersebut memiliki tambahan wawasan dan ilmu pengetahuan tentang industri.

PENUTUP

Meskipun antara kolonialisme dan imperialisme memiliki perbedaan dalam sistem penjajahannya, namun pada dasarnya sistem penjajahan yang dilakukan kedua sistem ini memiliki tujuan yang sama, yaitu untuk mengeruk kekayaan dari negara jajahannya untuk kemakmuran negara mereka. Jadi, tidak mengherankan jika sekarang ini negara-negara yang pernah melakukan sistem penjajahan tersebut (baik kolonialisme maupun imperialisme) menjadi negara yang sangat makmur dan tidak kekurangan. Kondisi ini kontras dengan bekas negara jajahan mereka, terutama yang dijajah dengan sistem kolonialisme yang mungkin saat ini masih mencoba untuk bangkit dari sistem penjajahan.