5 Divisi dari Dunia Tumbuhan

Posted on

DETALOG.COM – Dunia tumbuhan menjadi hal yang tak terpisahkan dari kelangsungan kehidupan di muka bumi ini. Keanekaragaman tumbuhan yang tersebar di seluruh penjuru dunia membuat para ahli tumbuhan melakukan klasifikasi atau pengelompokan. Tujuannya adalah untuk mempermudah dalam mengenali, membandingkan, serta mempelajari sifat dan ciri khas dari tumbuhan itu sendiri.

Pengelompokan ini biasanya dilakukan berdasarkan pada persamaan dan perbedaan dari ciri khas yang dimiliki oleh setiap tumbuhan. Tentu saja, tumbuhan yang memiliki kesamaan dalam ciri-cirinya akan dikelompokkan dalam satu golongan. Dalam dunia tumbuhan, urutan pengelompokannya adalah sebagai berikut:

  1. Kingdom (Kerajaan) : Plantae (Tumbuhan)
  2. Divisi
  3. Kelas
  4. Ordo
  5. Famili
  6. Genus
  7. Spesies

5 DIVISI DARI DUNIA TUMBUHAN

Untuk Kingdom Plantae atau Dunia Tumbuhan, terbagi atas 5 divisi, yaitu:

1) Schyzophyta

Yang termasuk dalam divisi Schyzophyta adalah jenis tumbuhan belah. Tumbuhan ini memiliki ciri khusus, yaitu berkembang biak dengan cara membelah diri. Tumbuhan belah dianggap sebagai kelompok tumbuhan dengan tingkat perkembangan filogenetik yang paling rendah sehingga dari segi evolusi merupakan kelompok tumbuhan yang paling tua dan paling primitif.

Ciri-ciri:

  • Berkembang biak dengan cara membelah diri
  • Tubuhnya terdiri dari satu sel
  • Protoplas belum terdiferensiasi dengan jelas sehingga inti sel dan plastidanya belum jelas

2) Thallophyta

Yang termasuk dalam divisi Thallophyta adalah jenis tumbuhan talus karena tubuhnya yang berbentuk talus. Tumbuhan ini memiliki struktur tubuh yang masih belum bisa dibedakan antara akar, batang dan daun.

Ciri-ciri:

  • Tersusun oleh satu sel yang berbentuk bulat hingga banyak sel yang kadang-kadang mirip dengan tumbuhan tingkat tinggi (sudah mengalami diferensiasi).
  • Pada umumnya, perkembangbiakannya berlangsung secara vegetatif (aseksual) dan generatif (seksual) dengan spora sebagai alat perkembangbiakannya.
  • Perkembangbiakan secara generatif terjadi melalui peleburan gamet yang terbentuk didalam organ yang disebut gametangium.
  • Hidup dengan 3 cara, yaitu: autotrof (asimilasi dengan fotosintesis), heterotrof, dan simbiosis.

3) Bryophyta

Yang termasuk dalam divisi Bryophyta adalah jenis tumbuhan lumut. Lumut yang biasanya ditemui di bebatuan, pepohonan, kayu gelondongan, ataupun di tanah memiliki ciri khas, yaitu berwarna hijau dengan ukuran yang sangat kecil sekitar 15 cm. Populasinya tersebar hampir di seluruh belahan dunia.

Ciri-ciri

  • Mempunyai sel-sel plastid yang dapat menghasilkan  klorofil A dan B, sehingga dapat membuat makanannya sendiri.
  • Bersifat autotrof.
  • Bentuknya pipih seperti pita, dan ada pula seperti batang dengan daun yang kecil.
  • Sel-sel penyusun tubuhnya mempunyai dinding sel yang tersusun atas selulosa.

4) Pterydophyta

Yang termasuk dalam divisi Pterydophyta adalah jenis tumbuhan paku. Tumbuhan paku merupakan tumbuhan dengan tingkatan lebih tinggi dari lumut. Selain itu, meskipun habitat utamanya berada pada tempat yang lembab (higrofit), namun tumbuhan paku juga dapat hidup di berbagai tempat seperti di air (hidrofit), permukaan batu, tanah, serta dapat juga menempel (epifit) pada pohon.

Ciri-ciri:

  • Organisme multiseluler dan eukariotik
  • Sudah memiliki akar, daun dan batang sejati, sehingga disebut kormophyta berspora.
  • Akarnya berbentuk serabut dengan kaliptra pada ujungnya. Jaringan akarnya terdiri dari epidermis, korteks, dan silinder pusat.
  • Struktur batangnya terdiri dari epidermis, korteks, dan silinder pusat. Pada silinder pusat tersebut terdapat berkas pembuluh angkut, yaitu xilem dan floem.
  • Struktur daunnya terdiri atas jaringan epidermis, mesofil, dan pembuluh angkut.

5) Spermatophyta

Yang termasuk dalam divisi Spermatophyta adalah jenis tumbuhan biji. Tumbuhan biji merupakan suatu jenis tumbuhan tingkat tinggi karena memiliki akar, batang, dan daun. Selain itu alat perkembangbiakannya juga sudah jelas dan bisa dibedakan antara yang jantan dan betina.

Ciri-ciri:

  • Memiliki akar, batang, dan daun sejati serta berkas pengangkut.
  • Tubuhnya makroskopis dengan ukuran yang bervariasi. Dapat berupa semak, perdu, pohon, atau liana.
  • Alat perkembangbiakannya jelas antara jantan dan betina yang berupa bunga atau strobilus, dan dalam reproduksinya akan menghasilkan biji yang di dalamnya terdapat embrio.
  • Generasi saprofitnya berupa tumbuhan dan generasi gametofitnya berupa bunga.