Siapakah Pencipta Windows

Posted on

DETALOG.COM – William H Gates III. Lebih dikenal dengan nama Bill Gates adalah sang penemu sistem operasi Windows. Sistem operasi yang ditemukan dari garasi rumahnya, hingga berkembang menjadi perusahaan raksasa Microsoft. Sejak pertama kali ditemukan, Windows telah menjadi fenomena. Kini puluhan juta komputer di dunia telah menggunakan teknologi ini. Sekitar delapan puluh persen komputer yang beredar memakai Windows. Ini luarbiasa. Penguasaan pasar gila-gilaan.

Profil dan Biografi Singkat Bill Gates

Kehidupan Awal
Gates lahir di Seattle, Washington, dari pasangan William H. Gates, Sr. dan Mary Maxwell Gates. Ia memiliki darah Inggris, Jerman, Skotlandia, dan Irlandia. Keluarganya termasuk masyarakat menengah ke atas; ayahnya adalah pengacara ternama, ibunya menjabat sebagai anggota dewan direktur First Interstate BancSystem dan United Way, dan ayahnya, J. W. Maxwell, adalah presiden bank nasional. Gates memiliki seorang kakak bernama Kristianne dan seorang adik bernama Libby. Ia merupakan keturunan keempat dalam keluarganya, namun dikenal sebagai William Gates III atau “Trey” karena ayahnya menyandang akhiran “II”.

Bill seorang anak yang cerdas, tetapi dia terlalu penuh semangat dan cenderung sering mengalami kesulitan di sekolah. Ketika dia berumur sebelas tahun, orang tuanya memutuskan untuk membuat perubahan pada dirinya dan mengirimnya ke Lakeside School, sebuah sekolah dasar yang bergengsi khusus bagi anak laki-laki. Di Lakeside itulah pada tahun 1968 Bill Gates untuk pertama kalinya diperkenalkan dengan dunia komputer, dalam bentuk mesin teletype yang dihubungkan dengan telepon ke sebuah komputer pembagian waktu. Gates tertarik dengan komputer sejak saat ia masih berusia belia.

Perkenalannya dengan komputer terjadi ketika ia berusia 13 tahun. Saat itu, Mothers Club di sekolahnya, Lakeside School, membeli sebuah terminal Teletype Model 33 ASR dan beberapa komputer General Electric (GE) untuk para siswa. Melihat komputer tersebut, Gates tertarik dan mulai mempelajarinya. Ia tertarik dengan kemampuan mesin tersebut mengeksekusi kode perangkat lunak dengan sempurna dan menulis program komputer pertamanya di sini menggunakan bahasa pemrograman BASIC. Dia dengan cepat menguasai BASIC, sebuah bahasa pemograman komputer, dan bersama dengan para hacker yang belajar sendiri di Lakeside, dia melewatkan waktu ber-jam-jam menulis program, melakukan permainan, dan secara umum mempelajari banyak hal tentang komputer. “Dia adalah seorang eksentrik,” sebagaimana salah seorang guru memberikan Gates julukan itu.

Gates lulus dari Lakeside School pada tahun 1973. Setelah itu ia mengambil tes SAT dan mendapatkan skor yang sangat tinggi, yaitu 1590 dari 1600. Dengan nilai itu, ia diterima di Harvard College di mana ia bertemu dengan Steve Ballmer yang kelak menggantikan Gates sebagai CEO Microsoft. Bill Gates menempuh kuliah di Harvard University di Cambridge mulai tahun 1975. Di sana ia bertemu dengan Paul Allen sewaktu sekolah bersama-sama. Bersama Paul Allen, Bill Gates terus mengembangkan talentanya di bidang pemograman komputer. Gates tidak punya rencana belajar tetap ketika menjadi mahasiswa di Harvard dan menghabiskan banyak waktunya dengan menggunakan komputer sekolah.

Gates masih berkomunikasi dengan Paul Allen, dan ia bergabung dengannya di Honeywell pada musim panas 1974. Pada tahun berikutnya, MITS Altair 8800 berbasis CPU Intel 8080 diluncurkan, dan Gates dan Allen melihat peluncurannya sebagai kesempatan untuk mendirikan perusahaan perangkat lunak komputer sendiri. Ia telah membicarakan keputusan ini bersama orang tuanya yang sangat mendukungnya setelah mereka melihat antusiasme Gates untuk mendirikan perusahaan.

Fakta-fakta menarik Bill Gates yang belum diketahui banyak orang.

1. Sebagai seorang remaja di Lakeside Prep School, Gates menulis untuk pertama kali mengenai program komputer pada sebuah perangkat komputer General Electric.

2. Saat sekolah dulu, Gates mempunyai bakat untuk membuat Coding atau program komputer. Ketika itu pihak sekolah memberikan keleluasan kepada Gates untuk membuat jadwal siswa di kelas dalam pelajaran program komputer. Menariknya, ia menempatkan diri di kelas yang di dalamnya terdapat siswi-siswi cantik.

3. Seperti kebanyakan pengusaha teknologi lainnya, pria bernama asli William Henry Bill Gates III ini dinyatakan putus sekolah. Dia meninggalkan Harvard University di tahun 1975 dan memilih mengabdi sepenuhnya untuk Microsoft.

4. Pada tahun 1977, Gates pernah ditangkap polisi New Mexico karena mengemudi tanpa lisensi dan menerobos lampu merah.

5. Petinggi Microsoft ini pernah mengikuti pelatihan untuk menerbangkan pesawat sampai tahun 1997. Saat ini, ia telah memiliki pesawat sendiri yang bernama “Big Splurge”.

6. Gates mempunyai koleksi Leonardo da Vinci yang ia dapatkan dari hasil lelang pada 1994. Untuk mendapatkan lukisan itu, Gates harus merogoh kocek US$30,8 juta.

7. Meskipun didapuk menjadi orang terkaya di dunia, namun Gates hanya akan mewarisi kekayaan kepada anaknya masing-masing US$10 juta dari total kekayaan bersihnya yang mencapai US$81,1 miliar. “Meninggalkan anak-anak dengan sejumlah uang besar bukanlah bantuan untuk mereka,” kata Gates.

8. Pria kelahiran 28 Oktober 1955 ini menyesal tidak mengikuti les bahasa asing. Gates merasa hal tersebut merupakan penyesalan terbesar dalam hidupnya sejauh ini.

9. Meski tak lulus kuliah, ternyata Gates mencatat rekor dalam penerimaan mahasiswa baru di perguruan tinggi (SAT) yaitu, dengan skor 1590 dari 1600.

10. Gates menghabiskan sebagian besar waktunya untuk yayasan yang ia bentuk bersama istrinya, yaitu Bill & Melinda Gates Foundation.

11. Ayah dari tiga anak ini pernah mengungkapkan kalau gagal membangun Microsoft, ia mungkin akan menjadi peneliti untuk kecerdasan buatan (AI) atau robot.

12. Meski pernah mengatakan akan menjadi peneliti untuk AI, Gates mengatakan kalau robot berbahaya bagi manusia. Pernyataan ini senada dengan Elon Musk dan Stephen Hawking.

13. Band favoritnya: Weezer dan U2.

Advertisements