Hubungan Komponen Biotik dan Abiotik

Posted on

DETALOG.COM – Komponen abiotik merupakan keadaan fisik dan kimia di sekitar organisme yang menjadi medium dan substrat untuk menunjang berlangsungnya kehidupan organisme tersebut. Sedangkan Komponen biotik adalah komponen lingkungan yang terdiri atas makhluk hidup

KOMPONEN ABIOTIK

Cahaya matahari

Sinar matahari adalah sumber utama energi untuk semua organisme di bumi. CO2dan air berubah menjadi karbohidrat dan oksigen selama fotosintesis dengan menggunakan sinar matahari.

Udara

udara terdiri dari berbagai jenis gas seperti oksigen, hidrogen, karbon dioksida dan nitrogen. Semua organisme membutuhkan udara untuk kegiatan mereka. Sebagai contoh, oksigen yang diperlukan selama respirasi bahwa oksida (membakar) karbohidrat untuk menghasilkan energi. Tumbuhan menggunakan karbon dioksida sebagai bahan baku untuk memproduksi karbohidrat dan nitrogen untuk memproduksi protein.

Air

Semua organisme di bumi butuhkan air untuk bertahan hidup. Tanaman, serta hewan dan manusia, akan dehidrasi dan mati jika mereka kekurangan air. Dalam tubuh manusia, air berfungsi sebagai pelarut melarutkan semua bahan yang dimakan oleh organisme. Air juga merupakan habitat ikan dan katak.

Suhu

Suhu merupakan salah satu komponen penting bagi organisme untuk bertahan hidup di bumi. Setiap organisme membutuhkan rentang tertentu suhu untuk bertahan hidup. Oleh karena itu, tanaman yang hidup di daerah panas seperti kaktus akan mati atau tumbuh buruk jika mereka ditanam di daerah dingin dan sebaliknya.

Tanah

Tanah terbentuk karena proses destruktif yaitu pelapukan batuan serta pembusukan senyawa organik dan sintesis (pembuatan mineral). Komponen utama dari tanah ialah bahan mineral, bahan organik, air, dan udara. Tumbuhan mengambil air dan garam-garam mineral dari dalam tanah. Sementara manusia menggunakan tanah untuk keperluan lahan pemukiman, pertanian, peternakan, perindustrian, perkantoran, pertambangan, dan kegiantan transportasi.

Garam Mineral

Tumbuhan menyerap garam mineral dari dalam tanah untuk pertumbuhannya. Hewan dan manusia memerlukan garam mineral untuk menjaga keseimbangan asam dan basa, mengatur kerja alat-alat tubuh, dan diguanakan pada proses metabolisme.

KOMPONEN BIOTIK

1. Produsen

Produsen merupakan makhluk hidup yang dapat mengubah bahan anorganik menjadi bahan organik yang sangat dibutuhkan bagi makhluk hidup lainnya. Organisme berklorofil seperti tumbuhan hijau merupakan produsen atau komponen pokok dalam ekosistem.

Tumbuhan hijau mampu melakukan fotosintesis menghasilkan zat organik berupa glukosa yang tersimpan dalam buah, biji atau umbi dalam bentuk zat tepung/amilum. Kemampuan menghasilkan senyawa organik ini akan meningkat jika tumbuhan hijau mendapatkan air, CO2 dan cahaya matahari dalam jumlah yang melimpah. Senyawa organik hasil sintesis oleh produsen ini akan dimanfaatkan oleh organisme lain untuk memenuhi kebutuhan energi hidupnya. Semua alga, lumut, tumbuhan paku, tumbuhan berbiji dan beberapa jenis bakteri tergolong sebagai produsen.

2. Konsumen

Konsumen merupakan makhluk hidup yang berperan sebagai pemakan bahan organik atau energi yang dihasilkan oleh produsen yang bertujuan untuk menjaga kelangsungan hidupnya. Singkatnya, konsumen adalah pemakan. Manusia, hewan, dan tumbuhan tak berklorofil merupakan konsumen karena tidak dapat mengubah bahan anorganik menjadi bahan organik sehingga manusia, hewan, dan tumbuhan tak berklorofil disebut sebagai konsumen. Dengan demikian, kehidupan konsumen sangat bergantung kepada produsen. Konsumen dapat dibagi menjadi beberapa tingkatan yaitu:

• Konsumen tingkat pertama (konsumen primer), merupakan konsumen yang memakan tumbuhan secara langsung misalnya hewan pemakan tumbuhan (herbivor) seperti: zooplankton, ulat, belalang, tikus, sapi, kerbau, kambing, dan kuda.

• Konsumen tingkat kedua (konsumen sekunder), merupakan konsumen yang memakan konsumen tingkat pertama misalnya burung pemakan ulat dan ular pemakan tikus. Biasanya adalah hewan pemakan daging (karnivora).

• Konsumen tingkat ketiga (konsumen tersier), merupakan konsumen yang memakan konsumen tingkat kedua misalnya burung elang pemakan ular atau burung alap-alap pemakan burung pemakan ulat. Konsumen tingkat ketiga disebut karnivora atau sebagai predator karena organisme itu makan mangsanya dengan cara berburu, menangkap, membunuh, dan memakannya.

• Konsumen tingkat keempat (konsumen puncak), merupakan konsumen yang memakan konsumen tingkat ketiga.
Organisme yang mendapatkan zat organik baik dari produsen maupun dari konsumen disebut omnivora atau pemakan segala. Omnivora mendapatkan energi dari produsen, herbivora, maupun dari karnivora. Salah satu contoh yang tergolong ke dalam omnivora yaitu manusia.

3. Dekomposer (pengurai)

Dekomposer merupakan organisme yang mampu menguraikan bahan-bahan organik. Dekomposer dapat berupa mikroorganisme seperti bakteri dan jamur yang sangat berjasa dalam proses daur ulang sampah organik. Sampah-sampah organik seperti bangkai binatang, sampah-sampah rumah tangga dan sisa-sisa makanan akan diuraikan secara kimiawi olah dekomposer dengan mengeluarkan enzim selulosa dan diubah menjadi bahan anorganik. Hasil dekomposisi (proses penguraian) sampah organik dikembalikan ke tanah sebagai komponen penyusun tanah (mineral-mineral tanah).

Tanah akan menjadi subur dan baik untuk ditanami tumbuhan. Mineral-mineral tanah akan diserap kembali oleh akar tumbuhan untuk dipakai dalam proses pertumbuhan, termasuk sintesis senyawa organik. Tanaman sebagai produsen dikonsumsi oleh konsumen primer dan sampai pada akhirnya konsumen akhir mati dan diuraikan oleh dekomposer. Hal ini akan membentuk suatu siklus yang terus berulang.

HUBUNGAN KOMPONEN BIOTIK DAN ABIOTIK

Hubungan tersebut adalah hubungan yang saling menguntungkan antara produsen , konsumen,ataupun pengurai.

Abiotik adalah istilah yang biasanya digunakan untuk menyebut sesuatu yang tidak hidup (benda-benda mati). Komponen abiotik merupakan komponen penyusun ekosistem yang terdiri dari benda-benda tak hidup. Secara terperinci, komponen abiotik merupakan keadaan fisik dan kimia di sekitar organisme yang menjadi medium dan substrat untuk menunjang berlangsungnya kehidupan organisme tersebut. Beberapa contoh komponen abiotik adalah air, udara, cahaya matahari, tanah, topografi, dan iklim.

Komponen biotik adalah komponen lingkungan yang terdiri atas makhluk hidup. Pada pokoknya makhluk hidup dapat digolngkan berdasarkan jenis-jenis tertentu, misalnya golongan manusia, hewan dan tumbuhan. Makhluk hidup berdasarkan ukurannya digolongkan menjadi mikroorganisme dan makroorganisme. Manusia merupakan faktor biotik yang mempunyai pengaruh terkuat di bumi ini, baik dalam pengaruh memusnahkan dan melipatkan, atau mempercepat penyebaran hewan dan tumbuhan. Berdasarkan peran dan fungsinya, makhluk hidup dibedakan menjadi tiga macam, yaitu:

• Produsen adalah makhluk hidup yang mampu mengubah zat anorganik menjadi zat organik (organisme autotrof). Proses tersebut hanya bisa dilakukan oleh tumbuhan yang berklorofil dengan cara fotosintesis. Contoh produsen adalah alga, lumut dan tumbuhan hijau.

• Konsumer adalah organisme heterotrof yang tidak bisa membuat makanannya sendiri dan tergantung kepada organisme lain, baik yang bersifat heterotrof maupun yang autotrof. Konsumer biasanya merupakan hewan. Hewan yang memakan tumbuhan secara langsung (herbivora) dinamakan konsumer primer. Hewan yang memakan konsumer primer dinamakan konsumer II dan seterusnya sehingga terbentuk suatu rantai makanan. Konsumer terakhir disebut konsumer puncak. Contoh konsumer puncak adalah manusia.

• Dekomposer adalah organisme yang menguraikan bahan organik menjadi anorganik untuk kemudian digunakan oleh produsen. Dekomposer dapat disebut juga sebagai organisme detritivor atau pemakan bangkai. Contoh organisme dekomposer adalah bakteri pembusuk dan jamur.

Advertisements