Dampak Squat Jump Bagi Wanita

Posted on

DETALOG.COM – Squat jump merupakan latihan pliometrik untuk melatih tubuh bagian bawah. Latihan ini menargetkan otot paha depan, paha belakang, glutes, dan betis. Latihan ini tidak memerlukan peralatan ekstra. Anda bisa melakukannya di mana saja. Pada latihan ini, betis ikut bekerja karena Anda mendorong ujung kaki Anda di awal melompat.

Squat jump, selain memiliki manfaat yang melimpah, juga kadang membahayakan dan bahkan dapat memberikan dampak bagi wanita. Yuk, simak bahasannya dalam artikel ini.

Betis Anda terdiri dari kompleks otot-otot gastrocnemius dan soleus. Gastrocnemius adalah otot betis lebih terlihat. Otot ini menempel pada tulang paha hingga ke bawah di belakang kaki bawah dan menempel pada tendon achilles Anda. Otot soleus adalah otot betis yang lebih kecil dan terletak di bawah otot gastrocnemius. Otot betis terlibat dalam gerakan pergelangan kaki, mengangkat tumit Anda dan membawa berat badan Anda ke ujung kaki Anda.

Squat Jump dan Split-Squat Jump

Squat jump adalah gerakan eksplosif. Berjongkoklah hingga posisi squat, tekan ujung kaki Anda dan dorong tubuh Anda ke udara setinggi yang Anda bisa. Saat Anda turun, segera tekuk lutut Anda, turun kembali ke posisi squat dan melompat lagi. Lakukan squat jump hanya pada permukaan yang kering. Untuk membuat betis Anda bekerja lebih, fokuslah pada mengangkat ujung kaki Anda setinggi yang Anda bisa sebelum Anda mulai melompat.

Split-Squat Jump adalah versi lanjutan dari squat jump. Mulai dengan posisi split dengan satu kaki ke depan dan satu kaki ke belakang. Turunkan tubuh Anda, kemudian bergerak memutar dan melompat ke udara. Sementara Anda berada di udara, ganti posisi kaki Anda sehingga kaki yang di belakang sekarang di depan dan sebaliknya. Mendaratlah pada ujung kaki Anda, kemudian bawa berat badan Anda kembali ke tumit Anda. Segera tekuk lutut Anda untuk mengurangi dampak yang timbul.

Hal-hal yang Perlu Menjadi Pertimbangan

The National Strength and Conditioning Association (NSCA) menilai bahwa squat jump standar memiliki intensitas lebih rendah dibandingkan dengan latihan pliometrik lain, tetapi Anda dapat melakukan variasi pada latihan ini untuk meningkatkan kesulitannya. NSCA melaporkan bahwa jika Anda melompat dengan lengan di atas kepala dan meraih sebuah benda di atas Anda, maka Anda akan melompat lebih tinggi, sehingga intensitas latihan Anda pun meningkat.

Single leg squat jump atau squat jump dengan satu kaki akan lebih menantang daripada squat jump dengan dua kaki. Pegang dumbbell di tangan Anda atau barbel di punggung Anda untuk menambah beban latihan Anda.

Manfaat Squat Jump

Squat Jump adalah contoh latihan pliometrik, gerakan yang membangun kekuatan. Plyometrics awalnya dikembangkan untuk membantu atlet Olimpiade meningkatkan keterampilan atletik mereka.

Apa yang membuat squat jump, dan latihan plyometric lainnya, begitu istimewa? Squats standar membantu Anda membangun kekuatan statis sementara squat jump mengembangkan daya ledak. Daya ledak adalah kemampuan untuk menghasilkan tenaga dengan cepat.

Intinya, squats membantu Anda mengembangkan kekuatan, tapi squat jump menambahkan unsur kekuatan ledakan yang membantu Anda membangun kekuatan. Latihan ini akan meningkatkan lompatan vertikal Anda, meningkatkan kinerja atletik Anda dan meningkatkan fungsi Anda secara keseluruhan. Anda juga dapat menggabungkan squat jump dengan gerakan plyometric lainnya. Ini adalah cara yang baik untuk menambah variasi pada latihan Anda juga.

Squat jump dapat memperkuat otot kaki dan otot paha, menambah dan memperkuat energi didalam tubuh, serta dapat memulihkan otot-otot kaki yang sering sakit.

Dampak Squat Jump Bagi Wanita

Ternyata selain memiliki banyak manfaat, squat jump juga dapat memberikan dampak buruk. Diantaranya ialah:

1. Skot jump yang dilakukan terus menerus dapat memicu kemandulan bagi wanita.
2. Skot jump yang dilakukan teralu lama dapat menimbulkan rasa sakit pada tubuh.

Advertisements