Aspek-aspek dalam Pembangunan Berkelanjutan

DETALOG.COM – Pembangunan berkelanjutan atau sustainable development bisa didefinisikan sebagai suatu proses pembangunan yang berprinsip pada “memenuhi kebutuhan sekarang tanpa mengorbankan pemenuhan kebutuhan generasi masa depan.” Salah satu faktor yang harus dihadapi untuk mencapai pembangunan berkelanjutan adalah bagaimana memperbaiki kehancuran lingkungan tanpa mengorbankan kebutuhan pembangunan ekonomi dan keadilan sosial.

Menurut laporan terakhir dari penyelenggaraan KTT Dunia tahun 2005, telah dijabarkan 3 tiang utama dalam pembangunan berkelanjutan yang meliputi bidang sosial, ekonomi, dan lingkungan, dimana ketiganya memiliki hubungan yang saling bergantung dan menguatkan. Mungkin bagi sebagian orang, pembangunan berkelanjutan berkaitan erat dengan pertumbuhan ekonomi dan bagaimana mencari jalan untuk memajukan ekonomi dalam jangka panjang tanpa menghabiskan modal alam. Namun bagi sebagian orang lainnya, konsep “pertumbuhan ekonomi” itu sendiri bermasalah karena sumber daya bumi yang semakin terbatas dari hari ke hari.

ASPEK-ASPEK DALAM PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN

1) Aspek Ekonomi

Tidak bisa dipungkiri jika aspek ekonomi memiliki kaitan erat dalam pembangunan berkelanjutan, khususnya pertumbuhan ekonomi dan bagaimana mencari jalan untuk memajukan ekonomi dalam jangka panjang dan dapat meningkatkan kesejahteraan generasi sekarang tanpa mengurangi kemampuan alam, masyarakat dan ekonomi untuk menaikan kesejahteraan generasi masa depan. Jadi, jika generasi saat ini bisa maju, maka masyarakat bisa mencapai kesejahteraan. Sehingga kemudian terdapat alur ekonomi yang berjalan terus menerus, tanpa mengurangi tingkat kesejahteraan dari generasi ke generasi.

2) Aspek Sosial

Aspek sosial dipengaruhi oleh manusia sebagai pendukung komunitas dalam hal interaksi, interelasi, dan interdependesi. Hal-hal yang merupakan perhatian utama dalam aspek sosial adalah stabilitas penduduk, pemenuhan kebutuhan dasar manusia, pertahanan keanekaragaman budaya, serta partisipasi masyarakat lokal dalam pengambilan keputusan. Selain itu, aspek sosial juga harus bisa memastikan adanya distribusi yang baik dari biaya dan keuntungan dari pembangunan di semua aspek kehidupan, serta menghargai dan meningkatkan perhatian terhadap hak asasi manusia, termasuk kebebasan masyarakat dan politik, budaya ekonomi dan keamanan.

3) Aspek Lingkungan

Aspek lingkungan atau ekologi diperlukan untuk mendukung pembangunan yang berkelanjutan, karena aspek ini terkait langsung dengan faktor-faktor alami yang ada di bumi ini, sehingga hal-hal yang menunjukkan degradasi lingkungan jelas terlihat dan terasa. Beberapa aspek yang termasuk dalam aspek lingkungan meliputi meminimalkan sampah dan kerusakan lingkungan, meningkatkan tanggung jawab dan kepedulian terhadap sumber daya alam dan lingkungan, serta melindungi modal alam yang kritis atau penting.

SASARAN PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN

Menurut Sutamihardja (2004), sasaran pembangunan berkelanjutan mencakup pada upaya untuk mewujudkan terjadinya:

  • Pemerataan manfaat hasil-hasil pembangunan antar generasi (intergeneration equity) yang berarti bahwa pemanfaatan sumber daya alam untuk kepentingan pertumbuhan perlu memperhatikan batas-batas yang wajar dalam kendali ekosistem atau sistem lingkungan serta diarahkan pada sumber daya alam yang replaceable dan menekankan serendah mungkin eksploitasi sumber daya alam yang unreplaceable.
  • Pengamanan (safe guarding) terhadap kelestarian sumber daya alam dan lingkungan hidup yang ada dan pencegahan terjadi gangguan ekosistem dalam rangka menjamin kualitas kehidupan yang tetap baik bagi generasi yang akan datang.
  • Pemanfaatan dan pengelolaan sumber daya alam semata untuk kepentingan mengejar pertumbuhan ekonomi demi kepentingan pemerataan pemanfaatan sumber daya alam yang berkelanjutan antar generasi.
  • Mempertahankan kesejahteraan rakyat (masyarakat) yang berkelanjutan baik masa kini maupun masa yang mendatang (inter temporal).
  • Mempertahankan manfaat pembangunan ataupun pengelolaan sumber daya alam dan lingkungan yang mempunyai dampak manfaat jangka panjang ataupun lestari antar generasi.
  • Menjaga mutu ataupun kualitas kehidupan manusia antar generasi sesuai dengan habitatnya.