Struktur Morfologi Daun

DETALOG.COM – Daun merupakan salah satu bagian dari organ tumbuhan, yang pada umumnya berwarna hijau, dan berfungsi sebagai penangkap cahaya matahari untuk proses fotosintesis. Pada umumnya, selembar daun terdiri dari 3 komponen penting, yaitu:

  1. Lamina juga dikenal sebagai helai daun
  2. Petiole disebut sebagai tangkai daun
  3. Pangkal Daun adalah komponen di mana daun melekat pada batang tanaman

Pada helai daun, dapat terlihat jelas pembuluh darahnya. Pola teratur ini menunjukkan susunan pembuluh darah yang disebut sebagai venasi daun. Lekukan dan celah juga akan terlihat jelas pada bilah daun tanaman tertentu. Lekukan ini akan mencapai hingga pelepah daun. Dengan cara ini, helai daun dapat dengan jelas dipisahkan antara berbagai selebaran. Selebaran ini disebut sebagai pinnae kecil, dan selebaran ini menandakan bahwa daun tersebut merupakan daun majemuk. Sementara, jika sebuah daun tidak memiliki selebaran, maka disebut sebagai daun sederhana.

STRUKTUR MORFOLOGI DAUN

Daun sempurna tersusun dari 3 bagian, yaitu:

  1. Pelepah daun mendudukkan daun pada batang.
  2. Tangkai daun (petiolus) menghubungkan pelepah atau batang dengan helai daun.
  3. Helai daun merupakan bagian terpenting dari kebanyakan daun karena di sinilah fungsi utama daun sebagai organ fotosintetik paling dominan bekerja. Helai daun memiliki bentuk yang sangat beragam, namun biasanya berupa helaian, bisa tipis atau tebal.

Gambaran 2 dimensi daun digunakan sebagai pembeda bagi bentuk-bentuk daun. Misalnya daun dengan bentuk dasar membulat, dengan variasi cuping menjari atau menjadi elips dan memanjang. Bentuk ekstremnya bisa meruncing panjang.

Perhiasan daun juga bermacam-macam. Permukaan daun dapat ditumbuhi oleh rambut-rambut kecil. Di antara pangkal daun atau tangkai daun seringkali dihiasi dengan daun penumpu. Pada daun rumput-rumputan, di bagian perbatasan helai dan pelepah seringkali dihiasi lidah-lidah (ligula).

Daun juga bisa bermodifikasi menjadi duri, seperti pada kaktus, dan berakibat daun kehilangan fungsinya sebagai organ fotosintetik. Daun tumbuhan sukulen atau xerofit juga dapat mengalami peralihan fungsi menjadi organ penyimpan air.

Warna hijau pada daun berasal dari kandungan klorofil pada daun. Klorofil adalah senyawa pigmen yang berperan dalam menyeleksi panjang gelombang cahaya yang energinya diambil dalam fotosintesis.

Sebenarnya daun juga memiliki pigmen lain, misalnya karoten (berwarna jingga), xantofil (berwarna kuning), dan antosianin (berwarna merah, biru, atau ungu, tergantung derajat keasaman).

Biasanya daun yang sudah tua akan kehilangan klorofil sehingga warnanya berubah menjadi kuning atau merah (dapat dilihat dengan jelas pada daun yang gugur).

Sementara itu, sel-sel dari jaringan di sekitar vena pada daun nampak kompak dan teratur, di mana sel-sel jaringan ini berfungsi untuk memberikan kekuatan mekanik pada daun. Sel-sel ini juga akan menjadi tempat penyimpanan makanan dalam bentuk pati dan protein.